Group WA dan Telegram Alumni UNHAS Ramai

Share This Post

Share on facebook
Share on twitter
Share on google
Share on telegram
Share on whatsapp
Share on email

Berawal dari postingan Kak Yansi pada pukul 09.01 WIB, yang menawarkan design Batik UNHAS, mendadak mendapatkan respon yang positif dari seluruh anggota Group. Issue Batik ini mangalahkan issue Hak Angket dan Daeng Pace basudara.

Di UNHAS, ,mahasiswa Papua membaur dengan mahasiswa dari seluruh Indonesia, dan bahkan menjadi Saudara dengan mahasiswa dari seluruh Kabupaten Kota di Sulawesi Selatan.

Sampai saat ini, pemesan Batik Alumni UNHAS sudah mencapai 50 orang, atau mencapai target yang direncanakan. Batik ini merupakan edisi khusus, dan hanya dibuat terbatas. Tercatat Bapak HM. Jusuf Kalla (Ketua Umum IKA UNHAS), juga memesan Batik ini, Komandan SYL Ketua IKA FH UNHAS, dan tokoh-tokoh Alumni UNHAS.

Tim Kreatif Batik UNHAS saat ini masih menerima saran dan masukan dari Alumni, sesuai perkembangan di percakapan group, apakah dibuat kain saja, atau langsung dijahit sesuai ukuran.

Salah satu pemesan Kolektif dari IKA UNHAS Daerah Sutra sudah konfirmasi untuk memesan kolekif kain saja. Untuk itu, Tim Kreatif akan menggelar rapat khusus malam ini untuk memutuskan hal tersebut, termasuk dengan harga yang wajar, dan biaya pengiriman.

Untuk pemesanan bisa mengisi form ini.

Subscribe untuk mendapatkan berita terbaru

Dapatkan informasi lebih cepat dari yang lain

Berita lainnya

Berita

Gubernur Sulsel diapit Ibu Rektor dan Dekan FH UH

Serangkaian kegiatan dalam rangka Dies Natalis UNHAS ke-63 berlangsung meriah. Carrier Expo tanggal 6-7 September yang dilaksanakan di Baruga AP Pettarani dihadiri kurang lebih 1.700

Berita

Group WA dan Telegram Alumni UNHAS Ramai

Berawal dari postingan Kak Yansi pada pukul 09.01 WIB, yang menawarkan design Batik UNHAS, mendadak mendapatkan respon yang positif dari seluruh anggota Group. Issue Batik